Kamis, 12 September 2019

PENGETAHUAN TENTANG DESAIN INTERIOR KAPAL


ASSALAMUALIKUM WR.WB.

Pada pembahasan kali ini, saya akan membahas tentang apa itu desain interior pada kapal. Pada intinya interior tersebut merupakan kondisi atau keadaan pada bangunan  atau ruang didalamnya. Namun sebelum itu, kita harus mengetahui pengertian Desain Interior secara umum dan dasar.

PENGERTIAN DASAR DESAIN INTERIOR

Desain interior adalah Ilmu yang mempelajari perancangan suatu karya seni yang ada di dalam suatu bangunan dan digunakan untuk memecahkan masalah manusia. Salah satu bidang study keilmuan yang didasarkan pada ilmu desain, bidang keilmuan ini bertujuan untuk dapat menciptakan suatu lingkungan binaan (ruang dalam) beserta elemen-elemen pendukungnya, baik fisik maupun nonfisik. Sehingga kualitas kehidupan manusia yang berada didalamnya menjadi lebih baik. 

       PENGERTIAN INTERIOR KAPAL
               
              Interior pada kapal tentunya sangat berbeda dengan interior yang ada pada ruangan di gedung, rumah, apartement atau bangunan lainnya. Perbedaan interior kapal dengan interior gedung terletak pada perabotnya, konstruksi dinding, konstruksi plafon, konstruksi lantai dan cara penataan ruang pada kapal.
            Penataan ruang pada kapal-kapal baik itu kapal penumpang, kapal pesiar dan yang lain. Kepuasaan tersendiri bagi penumpang selama tinggal beberapa hari di dalam kapal. Kondisi ruangan dan peralatan interior lainnya tentulah sangat berperan penting.
            Mengingat ruangan di kapal sendiri pastinya butuh fasilitas untuk memenuhi penumpang di kapal, baik itu mebeler, peralatan teknologi dan lain-lain. Maka dari itu, penataan ruang sangat lah penting untuk menjamin kenyamanan bagi penumpang kapal. Dan pada perencanaan ruang sendiri perlu diperhatikan beberapa hal supaya Desain Interior Kapalnya menjadi benar dan menarik. Berikut ulasannya.
  •   Keinginan pemakai
  •   Tujuan pemakai
  •  Fungsi dari perabot
  •  Bahan yang dipakai
  • Konstruksi atau bentuk ruangan pada kapal.


Berikut Penataan ruang di kapal :

1. Ruang Akomodasi
Sebelumnya apa itu Akomodasi? Akomodasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk bertempat tinggal sementara. Jadi kalau diartikan dalam bahasa perkapalan ruang akomodasi sendiri artinya tempat tinggal salah seorang ABK. Berikut ini beberapa hal kebutuhan ruang akomdasi bila dilihat secara umum.
  •         Tinggi ruang bebas minimum adalah 2.1 meter.
  •         Tempat ibadah

2. Ruang tidur

Model tempat tidur terbaru memiliki banyak jenis dan kualitas. Jenis tempat tidur terbaru pada umumnya memiliki desain minimalis seperti rumah minimalis  yang sedang trend pada saat ini. Tempat tidur terbaru dilihat dari kualitasnya juga memiliki banyak varian tergantung dari produsen tempat tidur tersebut. Tempat tidur murah pada umumnya memiliki kualitas standart, akan tetapi desain atau model tempat tidur murah dengan kualitas standart tersebut merupakan model tempat tidur terbaru.
Dari penjelasan diatas, tempat tidur pada kapal berbeda dengan di rumah-rumah. Juga pada persyaratan untuk ruang tidur pun ada bedanya. Berikut ulasan mengenai persyaratan ruang tidur di kapal.
  •   Tidak boleh ada hubungan langsung di dalam ruang tidur dan ruang untuk palkah, ruang mesin, dapur, ruang cuci untuk umum, WC, lamp room, paint room, dan drying room (ruang pengering).
  •   Ruang tidur harus di letakkan di atas garis air muat di tengah atau di belakang kapal.
  •   Luas lantai untuk ruang tidur per orang yaitu 2.78 meter persegi. Dengan catatan ukuran luas tersebut digunakan bila kapal > 3000 BRT.
  •  Tinggi ruang dalam keadaan bebas minimal 1900 mm.


    Elemen-elemen pembentuk interior

Interior suatu ruangan dibentuk melalui elemen-elemen pembentuk yang saling terkait. Elemen-elemen tersebut menjadi hal yang paling mendasar dalam perancangan interior suatu ruangan. Adapun elemen-elemen interior terdiri dari:
  •      Plafond: bagian dari interior yang berada di paling atas sebagai penutup ruang.
  •      Dinding: bagian sari interior yang posisinya di tengah/mengelilingi/membentuk ruang                              sebagai pembatas ruang.
  •      Lantai: bagian paling bawah dari ruangan sebagai alas ruang tersebut.


Dalam penataan ruang interior terdapat hal-hal yang terkait seperti :
  •    Geometri atau ukuran penting erat kaitannya dengan interior karena akan mempengaruhi rancangan yang akan dibuat. Aspek-aspek yang dipertimbangkan yaitu:
                  (a) Bentuk: meliputi bagaimana orientasi ruang dan karakteristiknya; dan
                  (b) Dimensi: lebih ke ukuran, sirkulasi, ruang gerak, dsb.
  •  Material, mempunyai peranan besar terhadap rancangan interior, yakni mempengaruhi tampilan atau visual pada ruang. Hal-hal yang meliputi setting material yaitu:
                (a) Bahan: bahan yang diaplikasikan pada elemen-elemen pembentuk, contoh:                                                        keramik, parket kayu; 
                (b) Tekstur: pola atau alur yang dapat dirasakan oleh kulit, contoh: dinding                                                             yang halus, plesteran kasar; 
                (c) Warna: memberikan tampilan visual yang secara tidak langsung dapat                                                               menggambarkan karakter atau emosi dari ruang.
  •       Furniture merupakan alat atau objek yang digunakan sebagai penunjang kegiatan dalam ruang. Peletakannya disesuaikan dengan luas dan sirkulasi ruang. Ukurannya sendiri dibuat standar untuk kenyamanan user, hanya bentuknya yang bervariasi. Furniture ada dua jenis, yaitu:
             (a) Furniture utama : digunakan sebagai penunjang kegiatan, contoh: meja, kursi, sofa, tempat                                                tidur;         
            (b) Furniture tambahan: digunakan sebagai pelengkap dari furniture utama, kotak alat tulis pada                                              meja kerja.
  •        Pencahayaan dapat mempengaruhi karakter ruang. Intensitas cahaya juga ditentukan oleh jenis kegiatan yang ada pada ruang tersebut untuk kenyaman user. Contoh: ruang kerja dengan penerangan yang cukup, ruang tidur dengan lampu temaram agar user bisa beristirahat tanpa merasa silau.
  •      Setting additional, komponen ini bersifat dekoratif atau pemanis ruang, contoh: vas, lukisan, tanaman hias, dsb.

   saya akan memberikan contoh desain gambar simulator ruang ABK (anak buah kapal) yang didesain oleh siswa SMKN 3 BUDURAN jurusan Interior Kapal. perabot yang terdapat pada simulator ruang ABK dirancang agar mengikuti bentuk dinding kapal,gading/ lambung kapal pada simulator ruang abk dan dibuat senyaman mungkin.


(gambar tampak luar simulator ABK)


                                                  (gambar kasur simulator ruang ABK)


bisa dilihat pada desain tempat tidur simulator ruang abk pada bagian bawah terdapat tempat penyimpanan barang, cara membukanya adalah dengan digeser. dibuat seperti itu agar tidak memakan tempat, desain pada tangganya dibuat sedikit miring agar lebih aman dan lebih mudah saat menaiki tangga dan disetiap kasur terdapat penyangga kasur.

(gambar ruang kerja simulator ruang abk)

meja kerja dibuat minimalis dengan model dapat dilipat kebawah dengan alat perekatberupa engsel, pegitujuga dengan penyangga meja yang dilengkapi denga siku lipat berukuran 20cm sebagai alat perekat agar dapat diarahkanke tengah sebagai penyangga meja ketika sedang digunakan.
  

SEKIAN PENJELASAN SAYA TENTANG DESAIN INTERIOR KAPAL SEMOGA BERMANFAAT. TERIMAKASIH 

WASSALAMUALAIKUM WR.WB.

3 komentar: